Kalau kamu sedang mencari tempat wisata di Ubud yang benar-benar layak masuk itinerary, artikel ini akan jadi panduan yang bisa kamu pegang. Ubud bukan sekadar daerah wisata biasa di Bali. Kawasan ini dikenal sebagai pusat seni, budaya, dan lanskap alam yang masih relatif terjaga. Suasananya lebih tenang dibanding Kuta atau Seminyak, namun tetap hidup dan relevan.
Banyak orang datang ke Ubud untuk “healing”. Ada yang ingin jalan santai di persawahan, ada yang tertarik wisata sejarah, ada juga yang sekadar berburu spot foto yang Instagramable. Apa pun alasanmu, pilihan tempat wisata di Ubud memang sangat variatif — dan semuanya bisa dirangkai dalam itinerary satu hingga tiga hari tanpa terasa terburu-buru.
Artikel ini membahas 12 objek wisata terbaik di Ubud lengkap dengan harga tiket, lokasi, rute Google Maps, jam buka, daya tarik, fasilitas, serta tips kunjungan.
Quick Info Tempat Wisata di Ubud
Sebelum masuk ke daftar detailnya, berikut gambaran umum yang perlu kamu tahu tentang wisata Ubud.
- Lokasi: Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali
- Akses dari Bandara Ngurah Rai: ± 1–1,5 jam (tergantung lalu lintas)
- Range tiket masuk: Rp15.000 – Rp150.000
- Jam buka rata-rata: 08.00 – 18.00 WITA
- Transportasi: Motor rental, mobil rental, atau sewa driver harian
- Karakter wisata: Alam, budaya, sejarah, museum, spiritual
Secara geografis, Ubud berada di dataran yang sedikit lebih tinggi dibanding wilayah pantai. Itu sebabnya udaranya terasa lebih sejuk. Cocok untuk kamu yang ingin suasana lebih santai dan tidak terlalu hectic.
-
Monkey Forest Ubud

Kalau membahas tempat wisata di Ubud, hampir pasti orang menyebut Sacred Monkey Forest Sanctuary terlebih dahulu. Lokasinya berada di pusat Ubud dan menjadi salah satu destinasi paling ramai sepanjang tahun.
Area destinasi populer di Bali ini bukan hanya hutan biasa. Di dalamnya terdapat pura kuno dan ratusan kera ekor panjang yang hidup bebas. Suasananya rindang, jalurnya tertata, dan cukup nyaman untuk dikunjungi wisatawan dari berbagai usia.
Harga Tiket dan Jam Buka
- Tiket dewasa: sekitar Rp80.000 (bisa berubah)
- Jam buka: 09.00 – 18.00 WITA
Lokasi & Rute
Alamat: Jalan Monkey Forest, Ubud
Google Maps intent: ketik “Monkey Forest Ubud”
Jika kamu menginap di pusat Ubud, jaraknya bisa ditempuh dengan jalan kaki atau 5 menit berkendara.
Daya Tarik dan Fasilitas
Daya tarik utamanya tentu interaksi dengan monyet dan arsitektur pura di dalam kawasan hutan. Selain itu, tersedia:
- Area parkir
- Toilet
- Pusat informasi
- Toko suvenir
Tips penting: Simpan barang dengan rapi. Monyet di sini cukup agresif terhadap benda yang menarik perhatian.
-
Tegallalang Rice Terrace

Kenapa tempat ini Wajib Masuk Itinerary tempat wisata di ubud yang wajib dikunjungi? Itu karena Nama Tegallalang Rice Terrace sudah menjadi ikon visual Bali. Sawah terasering ini sering muncul di media sosial dan brosur wisata.
Namun realitanya memang seindah itu. Struktur sawah bertingkat dengan sistem irigasi tradisional (subak) membuat lanskapnya terlihat rapi dan simetris.
Harga dan Jam Operasional
- Tiket masuk: Rp15.000 – Rp25.000
- Jam buka: 08.00 – 18.00 WITA
Lokasi & Akses
Berjarak sekitar 20 menit dari pusat Ubud.
Google Maps intent: “Tegallalang Rice Terrace”.
Rutenya cukup mudah dan jalannya beraspal baik.
Daya Tarik
- View sawah hijau bertingkat
- Spot ayunan ekstrem
- Banyak kafe dengan pemandangan langsung ke sawah
Datang pagi hari agar tidak terlalu padat dan cahaya foto lebih bagus.
-
Campuhan Ridge Walk

Jalur Trekking Ringan di Tengah Kota
Jika kamu ingin olahraga ringan sekaligus menikmati pemandangan, kunjungi Campuhan Ridge Walk.
Ini adalah jalur trekking sepanjang kurang lebih 2 km dengan pemandangan bukit hijau terbuka. Jalurnya cukup nyaman, tidak terlalu menanjak.
Tiket dan Jam Buka
- Gratis
- Buka 24 jam
Namun waktu terbaik adalah pagi atau menjelang sunset.
Tips Berkunjung
Gunakan sepatu nyaman dan bawa air minum. Cuaca siang hari bisa cukup terik.
Tempat ini cocok buat kamu yang ingin aktivitas santai tanpa biaya tambahan. Simple tapi tetap worth it.
-
Pura Tirta Empul

Wisata Spiritual dan Sejarah
Sekitar 30 menit dari pusat Ubud terdapat Pura Tirta Empul. Tempat ini terkenal dengan ritual melukat atau penyucian diri di kolam mata air suci. Itu menjadi daya tarik tersendiri, khususnya wisatawan mancanegara yang biasanya langsung ikut ritual melukat.
Harga Tiket masuk dan Jam Operasional
- Tiket masuk: ± Rp50.000
- Jam buka: 08.00 – 18.00 WITA
Fasilitas
- Kain dan selendang (disediakan) wajib digunakan saat masuk ke area pura.
- Area parkir
- Toilet
Datang dengan pakaian sopan dan ikuti aturan setempat.
-
Goa Gajah

Goa Gajah berada di Jl. Raya Goa Gajah, Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar. Ini merupakan situs abad ke-9 yang memiliki pintu goa dengan ukiran menyerupai wajah raksasa (Bhoma) yang diyakini berfungsi untuk mengusir roh jahat.
Kemudian di dalam lorong berbentuk huruf T, terdapat ceruk tempat meditasi, Arca Ganesha (Dewa Kebijaksanaan), dan tiga Lingga-Yoni (lambang Dewa Siwa).
Ada juga Petirthaan (Kolam Pemandian): Enam patung bidadari (Widyadara-Widyadari) yang memegang kendi air pancuran, ditemukan kembali melalui penggalian pada tahun 1954.
Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional
- Tiket: ± Rp50.000
- Jam buka: 08.00 – 17.00
Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin wisata budaya dan sejarah secara singkat namun tetap meaningful.
-
Air Terjun Tegenungan

Air Terjun Tegenungan berada di Desa Kemenuh berjarak sekitar 15–20 menit berkendara (sekitar 10 km) ke arah selatan dari pusat Ubud.
Merupakan salah satu air terjun paling populer di bali. Debit airnya cukup besar dan alirannya deras, terutama saat musim hujan. Aksesnya juga relatif mudah dibanding air terjun lain di Bali, jadi tidak perlu trekking jauh.
Untuk mencapai titik bawah, kamu perlu menuruni beberapa puluh anak tangga. Cukup bikin napas naik sedikit, tapi masih aman untuk pemula.
Harga Tiket Masuk
- Tiket: ± Rp20.000
- Jam: 07.00 – 18.00
Datang lebih pagi agar tidak terlalu ramai. Tangga menuju bawah cukup banyak, jadi siapkan stamina.
-
Ubud Palace

Ubud Palace atau Puri Saren Agung adalah istana kerajaan Ubud yang masih berdiri kokoh di pusat kota. Bangunannya menampilkan arsitektur khas Bali dengan detail ukiran tradisional yang cukup ikonik. Lokasinya strategis, tepat di seberang pasar seni Ubud, jadi sangat mudah dijangkau.
Meski area dalamnya tidak terlalu luas, suasananya tetap terasa berkelas dan historis. Pada malam hari, tempat ini menjadi lokasi pertunjukan tari tradisional Bali yang cukup diminati wisatawan.
- Tiket masuk area: Gratis
- Pertunjukan tari malam: ± Rp100.000
Lokasinya berada di pusat Ubud dan mudah dijangkau.
-
Pura Taman Saraswati

Pura Taman Saraswati dikenal dengan kolam teratai yang membentang di bagian depan pura dan sangat ikonik di pusat Ubud yang menurut sejaraknya tempat ini didedikasikan untuk Dewi Saraswati (Dewi ilmu pengetahuan dan seni).
Lokasinya berada di pusat Ubud, sehingga mudah dikunjungi sambil jalan santai di area sekitar. Area luarnya bisa diakses wisatawan untuk berfoto dan menikmati suasana. Saat malam tertentu, sering diadakan pertunjukan tari tradisional di panggung terbuka.
Harga Tiket dan Jam operasional
- Harga Tiket masuk: Gratis untuk area taman luar, namun masuk ke area dalam pura dikenakan biaya sekitar Rp 35.000 – Rp 50.000 (termasuk sewa kain).
- Jam Operasional: Pura buka pukul 07:00 – 17:00 WITA untuk kunjungan umum.
-
Blanco Renaissance Museum

Blanco Renaissance merupakan Museum seni bergaya Eropa dengan koleksi karya Antonio Blanco. seorang pelukis asal Spanyol-Filipina yang dijuluki “Dali dari Bali”.
Museum memiliki arsitektur yang unik dan menjadi daya tarik tersendiri. Tempat ini juga menyimpan lebih dari 300 karya seni, termasuk lukisan, kolase, litografi, dan ilustrasi puisi. Cocok untuk pencinta seni dan arsitektur unik.
Info Tiket Masuk
- Jam Operasional: Buka setiap hari pukul 09:00 – 17:00 WITA.
- Lokasi: Jl. Raya Penestanan No. 8, Sayan, Kec. Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571.
- Harga Tiket Masuk (Perkiraan 2026):
- Wisatawan Domestik (WNI): Sekitar Rp 50.000 – Rp 55.000.
- Wisatawan Mancanegara (WNA): Sekitar Rp 100.000.
-
ARMA Museum

Art Agung Rai Museum of Art (ARMA) adalah pusat seni dan budaya premium di Ubud yang didirikan oleh Agung Rai, seorang kolektor seni ternama yang berdedikasi melestarikan warisan budaya Bali. Berbeda dengan museum biasa, ARMA merupakan kompleks luas yang menggabungkan galeri seni, taman botani, dan pusat pertunjukan.
Lingkungannya luas dan asri, kamu juga akan melihat lukisan legendaris karya Walter Spies, Raden Saleh, dan Rudolf Bonnet, serta koleksi gaya Kamasan (klasik) yang sangat langka.
Harga Tiket Masuk :
- Jam Operasional: Buka setiap hari pukul 09:00 – 18:00 WITA.
- Lokasi: Jl. Raya Pengosekan Ubud, Bali 80571. Sangat dekat dengan Monkey Forest.
- Harga Tiket Masuk: Sekitar Rp 100.000
-
Alas Harum Bali

Alas Harum Bali adalah destinasi modern yang menggabungkan perkebunan kopi dan spot foto kekinian.Selain itu juga terdapat berbagai wahana menarik, mulai dari extreme swing setinggi 15–25 meter dengan pemandangan langsung ke lembah sawah hingga Cretya Ubud, day club ikonik dengan kolam renang tiga tingkat yang biasanya menerapkan minimum spend untuk akses kolam.
Selain itu, tersedia beragam spot foto seperti patung wajah raksasa, jembatan kaca, bird nest, dan lantai kaca yang menjorok ke lembah. Pengunjung juga dapat melihat proses pembuatan kopi luwak secara tradisional sekaligus mengikuti sesi coffee tasting.
Harga tiket masuk :
- Jam Operasional: Buka setiap hari pukul 08:00 – 19:00 WITA.
- Lokasi: Jl. Raya Tegallalang, Kec. Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Berjarak sekitar 20 menit ke arah utara dari pusat Ubud.
- Harga Tiket Masuk: Sekitar Rp 50.000 (hanya akses masuk kawasan). Aktivitas seperti ayunan atau sepeda gantung dikenakan biaya tambahan mulai dari Rp 150.000 – Rp 300.000 / orangnya.
-
Gunung Kawi

Gunung Kawi adalah kompleks candi kuno abad ke-11 yang dipahat langsung di tebing batu. Lokasinya berada di lembah Sungai Pakerisan, sekitar 30 menit dari pusat Ubud. Suasananya tenang dan masih terasa sangat alami.
Untuk mencapai area candi, kamu harus menuruni ratusan anak tangga. Cukup menguras tenaga, tapi pemandangannya sepadan. Cocok untuk kamu yang suka wisata sejarah dan ingin melihat sisi klasik tempat wisata di Ubud yang tidak terlalu ramai.
Info Tiket masuk:
- Jam Operasional: Buka setiap hari pukul 08:00 – 18:00 WITA.
- Lokasi: Banjar Penaka, Desa Tampaksiring, Gianyar, Bali. Berjarak sekitar 30 menit dari pusat Ubud.
- Tiket masuk Dewasa : sekitar Rp 50.000 dan untuk anak-anak (5-11 tahun) sekitar Rp 25.000 – Rp 30.000.
Tips Maksimalkan Liburan ke Tempat Wisata di Ubud
Agar perjalanan lebih efektif:
- Kelompokkan destinasi berdasarkan area.
- Gunakan driver lokal jika ingin mengunjungi 4–5 lokasi sekaligus.
- Datang lebih pagi untuk spot populer.
- Siapkan uang tunai kecil untuk tiket dan parkir.
Dengan strategi yang tepat, kamu tidak perlu terburu-buru dan tetap bisa menikmati suasana Ubud secara santai.
Tempat wisata di Ubud menawarkan kombinasi yang jarang ditemukan dalam satu kawasan: alam, budaya, seni, dan spiritualitas menyatu dalam jarak yang relatif dekat satu sama lain.
Jika kamu hanya punya satu hari, pilih 3–4 destinasi yang searah. Jika punya waktu dua hingga tiga hari, eksplor perlahan. Ubud bukan daerah yang cocok dikejar-kejar. Justru dinikmati secara santai.
Dan ketika kamu pulang, yang terasa bukan hanya foto bagus di galeri ponsel, tetapi pengalaman yang lebih utuh.












