Tidak semua wisatawan mengetahui keberadaan Desa Wisata Pinge di Kabupaten Tabanan, Bali. Padahal desa ini menawarkan pengalaman wisata yang cukup berbeda dibandingkan destinasi populer di Bali yang biasanya lebih ramai.
Suasana desa yang tenang, lingkungan yang masih hijau, serta rumah-rumah tradisional yang tertata rapi menjadi daya tarik utama tempat ini. Banyak wisatawan datang untuk merasakan kehidupan desa Bali yang lebih autentik.
Bagi kamu yang ingin menjelajahi sisi Bali yang lebih santai dan alami, Desa Wisata Pinge bisa menjadi pilihan menarik saat berkunjung ke Tabanan.
Sekilas Tentang Desa Wisata Pinge
Jika kamu tertarik dengan wisata desa yang menawarkan pengalaman budaya, Desa Wisata Pinge bisa menjadi salah satu tempat yang layak dikunjungi di Tabanan. Desa ini dikenal sebagai salah satu desa wisata di Bali yang masih mempertahankan tata ruang tradisional serta kehidupan masyarakat yang berjalan selaras dengan adat setempat.
Berada di kawasan pedesaan Kabupaten Tabanan, Desa Wisata Pinge memiliki suasana yang cukup sejuk dan tenang. Rumah-rumah warga tersusun rapi dengan pola arsitektur tradisional Bali yang masih dijaga hingga sekarang, sehingga memberikan gambaran jelas tentang kehidupan desa di Bali.
Selain itu, masyarakat di desa ini juga masih aktif menjalankan berbagai tradisi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah yang membuat tempat ini sering dijadikan tujuan wisata edukasi bagi pengunjung yang ingin melihat langsung kehidupan masyarakat Bali yang masih autentik.
Lokasi Desa Wisata Pinge
Bagi wisatawan yang ingin datang, akses menuju desa ini tergolong cukup mudah. Lokasinya berada tidak terlalu jauh dari beberapa destinasi wisata populer di Kabupaten Tabanan.
Alamat:
Desa Pinge, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali.
Rute Menuju Lokasi Wisata
Ada beberapa pilihan rute yang bisa digunakan untuk menuju lokasi Desa Wisata Pinge.
Dari Denpasar
Perjalanan dari Denpasar menuju desa ini biasanya memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam melalui jalur Denpasar – Mengwi – Marga.
Dari Kota Tabanan
Jika berangkat dari pusat Kota Tabanan, waktu tempuhnya sekitar 30 menit perjalanan menggunakan kendaraan.
Sepanjang perjalanan menuju desa, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan pedesaan yang cukup asri.
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka
Salah satu hal yang menarik dari desa wisata ini adalah biaya kunjungannya yang cukup terjangkau.
Berikut perkiraan biaya kunjungan ke Desa Wisata Pinge:
- Tiket masuk: sekitar Rp10.000 – Rp20.000 per orang
- Parkir kendaraan: sekitar Rp2.000 – Rp5.000
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola desa wisata.
Untuk jam kunjungan, wisatawan biasanya bisa datang mulai pagi hingga sore hari, terutama untuk aktivitas wisata desa dan tur budaya.
Daya Tarik Pinge

Sebagai salah satu destinasi wisata desa di Tabanan, tempat ini memiliki sejumlah keunikan yang membuatnya menarik untuk dikunjungi. Suasana desa yang masih alami menjadi alasan utama banyak wisatawan datang ke sini.
Wisatawan yang ingin berkunjung ke destinasi wisata ini tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, karena berdasarkan data terbaru untuk wisatawan domestik, biaya tiket masuk desa wisata pinye ini adalah sebagai berikut :
- Tiket Masuk Dewasa: Rp10.000 – Rp15.000 per orang.
- Tiket Masuk Anak: Rp5.000 – Rp10.000 per orang.
- Parkir Motor: Rp2.000.
- Parkir Mobil: Rp5.000.
Catatan: Harga tiket ini adalah perkiraan dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pengelola desa wisata setempat.
Siapkan saja budget atau uang tunai untuk membeli makanan di kawasan ini atau biaya lain untuk ikut trecking.
Jalur trekking di Desa Wisata Pinge menawarkan pengalaman berjalan kaki yang berbeda dari jalur populer seperti Campuhan Ridge Walk di Ubud. Suasananya terasa jauh lebih tenang karena rutenya benar-benar melewati kawasan pedesaan yang masih aktif sebagai lahan pertanian warga.
Bagi pecinta fotografi, jalur ini juga cukup menarik. Sepanjang perjalanan ada banyak momen yang bisa diabadikan, mulai dari lanskap sawah hingga aktivitas masyarakat yang sedang bekerja di ladang.
Durasi trekking biasanya sekitar 1 hingga 2 jam, tergantung rute yang dipilih dan seberapa santai kamu menikmati perjalanan.
Selama berjalan, kamu akan melewati hamparan sawah berundak, aliran air dari sistem irigasi subak yang masih terjaga, serta deretan pohon kelapa dan kakao di sekitar area persawahan. Suasana pedesaan seperti ini membuat trekking terasa santai sekaligus menyegarkan.
Selain itu, ada daya tarik lainnya yang membuat minat wisatawan lokal hingga manca negara memilih tempat ini sebagai salah satu dari tempat wisata di bali yang mereka kunjungi.
Wisata Alam Pedesaan
Salah satu daya tarik utama Desa Wisata Pinge adalah suasana alamnya yang masih terjaga. Desa ini berada di kawasan dataran yang cukup sejuk di Kabupaten Tabanan, sehingga menawarkan pemandangan pedesaan yang terasa tenang.
Di sekitar desa, kamu bisa melihat hamparan sawah terasering, kebun warga, serta jalur pedesaan yang sering digunakan untuk trekking atau bersepeda santai. Pemandangan seperti ini membuat banyak wisatawan datang untuk menikmati suasana alam Bali yang lebih autentik, jauh dari keramaian kawasan wisata utama.
Wisata Budaya Tradisional
Selain alamnya, Desa Wisata Pinge juga dikenal dengan kehidupan masyarakat yang masih menjaga tradisi Bali. Wisatawan yang datang bisa melihat langsung aktivitas budaya yang masih dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa pengalaman yang sering dicari pengunjung antara lain melihat rumah adat Bali, menyaksikan kegiatan upacara adat, hingga mengenal kebiasaan masyarakat desa. Suasana desa yang ramah membuat wisatawan bisa merasakan pengalaman budaya Bali dengan cara yang lebih dekat dan alami.
Wisata Kreatif dan Aktivitas Desa
Daya tarik lain dari Desa Wisata Pinge adalah berbagai aktivitas kreatif yang melibatkan masyarakat lokal. Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga bisa ikut mencoba beberapa kegiatan khas desa.
Beberapa aktivitas yang biasanya ditawarkan antara lain belajar membuat kerajinan tradisional, mengikuti kegiatan memasak makanan khas Bali, hingga melihat proses pertanian organik yang dilakukan warga. Kegiatan seperti ini membuat kunjungan ke desa terasa lebih interaktif dan memberikan pengalaman yang berbeda dari wisata biasa.
Fasilitas
Walaupun berada di kawasan pedesaan, fasilitas di desa wisata ini sudah cukup mendukung kebutuhan wisatawan yang datang berkunjung.
Di sekitar Desa Wisata Pinge tersedia beberapa fasilitas yang dapat digunakan pengunjung.
Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:
- Area parkir kendaraan
- Homestay warga
- Warung makan lokal
- Toilet umum
- Area kegiatan wisata desa
Fasilitas tersebut membantu wisatawan menikmati kunjungan dengan lebih nyaman.
FAQ Desa Wisata Pinge
Di mana lokasi Desa Wisata Pinge?
Lokasi desa wisata ini berada di Desa Pinge, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu desa wisata yang masih mempertahankan tata ruang dan kehidupan tradisional masyarakat Bali.
Berapa tiket masuk Desa Wisata Pinge?
Harga tiket masuk biasanya berkisar Rp10.000 hingga Rp20.000 per orang. Biaya tersebut digunakan untuk mendukung pengelolaan desa wisata serta kegiatan pariwisata berbasis masyarakat.
Apa daya tarik Desa Wisata Pinge?
Beberapa daya tarik utama desa ini antara lain suasana pedesaan yang masih asri, arsitektur rumah tradisional Bali, serta kehidupan masyarakat lokal yang tetap menjaga tradisi budaya.
Apa saja aktivitas di Desa Wisata Pinge?
Pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berjalan santai mengelilingi desa, trekking di area persawahan, melihat aktivitas pertanian warga, hingga menginap di homestay desa untuk merasakan kehidupan masyarakat setempat.
Rekomendasi Wisata Dekat
Jika sedang menjelajahi kawasan Tabanan, ada beberapa destinasi wisata lain yang bisa kamu kunjungi tidak jauh dari desa ini. Tempat-tempat ini bisa menjadi tambahan perjalanan saat mengeksplor wilayah Bali bagian barat.
Beberapa pilihan destinasi di sekitar kawasan ini antara lain:
- Jatiluwih Rice Terrace
- Pura Taman Ayun
- Alas Kedaton
- Air Terjun Yeh Ho
Tips berkunjung ke Desa Wisata Pinge ini adalah menginap di homestay desa agar pengalaman lebih lengkap dan bisa menikmati destinasi wisata lainnya yang ada di kawasan Tabanan.
Jika sudah berada di kawasan Tabanan, kamu juga bisa sekalian mengeksplor berbagai destinasi menarik di sekitarnya. Mulai dari hamparan sawah di Jatiluwih, pura bersejarah, hingga air terjun alami yang tersebar di wilayah ini. Dengan menjelajahi lebih banyak tempat, perjalananmu di Bali akan terasa semakin lengkap dan penuh pengalaman.











